HARI PAHLAWAN, Momentum Meneladani Dimyathi Syafi'i, Ulama Blambangan yang Pesantrennya Dibumihanguskan Londo

- Selasa, 8 November 2022 | 21:30 WIB
HARI PAHLAWAN, Momentum Meneladani Dimyathi Syafi'i, Ulama Blambangan yang Pesantrennya Dibumihanguskan Londo (Komunitas Pegon)
HARI PAHLAWAN, Momentum Meneladani Dimyathi Syafi'i, Ulama Blambangan yang Pesantrennya Dibumihanguskan Londo (Komunitas Pegon)

BondowosoNetwork.com - Dimyathi Syafi'i sosok ulama muda yang menjadi panutan warga di tanah bumi Blambangan.

Dimyathi Syafi'i, ulama yang kiprahnya pelan nan pasti mulai diperhitungkan masyarakat bumi Blambangan.

Salah satunya adalah penunjukan Dimyathi Syafi'i pada tahun 1944 sebagai Rois Syuriyah pertama PCNU Blambangan bersama Achyat Arsyad sebagai Tanfidziyahnya.

Kiprahnya Dimyathi Syafi'i sebagai ulama muda terus mendapatkan simpati masyarakat bumi Blambangan, kutip Bondowoso Network.com pada buku Kronik Ulama Banyuwangi.

Baca Juga: Karomah Rokok Mbah Dimyati Pertanda Rasulullah SAW Hadir, Seperti Apa Kisahnya?

Dimyathi Syafi'i mulai dikenal warga Blambangan sebagai ulama yang mumpuni keilmuannya, tulis Komunitas Pegon dalam buku Kronik Ulama Banyuwangi.

Dimyathi Syafi'i tidak hanya diakui secara keilmuan saja, namun perannya bagi masyarakat Blambangan mulai dikenal karena keaktifannya dalam dunia pergerakan.

Perjuangan ulama muda yang tinggal di Kepundungan Banyuwangi ini mulai diperhatikan pendiri NU yakni Hasyim Asy'ari.

Hal ini diketahui ketika ada penugasan Achyat Arsyad dari pendiri NU ke Pondok Pesantren Darul Falah pimpinan Dimyathi Syafi'i di Kepundungan Banyuwangi.

Halaman:

Editor: Arin Nanda Sakinah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X