Meneliti Peran Bu Nyai di 11 Pondok Pesantren Jawa Timur, Dosen UIN KHAS Jember Raih Gelar Doktor

- Jumat, 22 Juli 2022 | 13:45 WIB
Meneliti Peran Bu Nyai di 11 Pesantren Jawa Timur, Dosen UIN KHAS Jember Raih Gelar Doktor  (Dokumentasi Pribadi)
Meneliti Peran Bu Nyai di 11 Pesantren Jawa Timur, Dosen UIN KHAS Jember Raih Gelar Doktor (Dokumentasi Pribadi)

BondowosoNetwork.com- Salah satu dosen Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Ainul Churria Al-Malachim, berhasil meraih gelar doktor di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Ainul Churria Al-Malachim berhasil meraih gelar doktor setelah meneliti tentang peran Bu Nyai di 11 Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh Jawa Timur.

Ainul Churria Al-Malachim meneliti tentang peran Bu Nyai dalam mengembangkan metode dan tradisi tahfidz Al-Quran.

"Para Bu Nyai ini juga mengembangkan metode modern pengajaran tafsir Al-Quran, tidak hanya untuk santri, tapi juga untuk masyarakat," kata Ainul Churria Al-Malachim.

Baca Juga: Nabi Muhammad SAW Sebut Nama Indonesia, Ternyata Rombongan Sahabat Nabi Pernah Singgah ke Nusantara

Selain itu, lanjut Ainul Churria Al-Malachim, Para Bu Nyai tersebut juga mengkreasi metode baru hafalan Al-Quran.

"Jadi banyak inovasi yang dilahirkan oleh Bu Nyai ini dalam mengkreasi metode baru hafalan Al Quran," katanya.

Dalam ujian terbuka tersebut, Ainul Churria mengaku mengembangkan teori Gross Mason and Makachen, terkait peran dan kontribusi tokoh yang tidak hanya berupa sesuatu yang bersifat material, tapi juga simbolis.

"Kami membalik paradigma Al-muhafadhah 'ala al-qadim ash-shalih wal akhdzu bi al-jadid al-ashlah menjadi Al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah wa al-muhafadzah ala al-qadim ash-shalih," tegasnya.

Baca Juga: Dampak Buruk Bagi Perempuan Yang Suka Gengsi, Menyusahkan Diri Sendiri dan Dimanfaatkan Orang Lain

Halaman:

Editor: Ahmad W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X