Ketum PBNU: Memandang Hubungan Antar Agama Sebagai Kompetisi Politik Harus Diubah

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 07:05 WIB
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyatakan memandang hubungan antar agama sebagai kompetisi politik harus diubah (instagram @yahyacholilstaquf)
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyatakan memandang hubungan antar agama sebagai kompetisi politik harus diubah (instagram @yahyacholilstaquf)


BondowosoNetwork.com- Membangun hubungan antar agama dengan harmonis membutuhkan cara pandang yang moderat dan penuh kejujuran.

Tidak ada kepentingan lain yang menjadi landasan hubungan tersebut, melainkan murni menjalankan ajaran agama.

Apalagi sampai ada cara pandang politik dalam membangun hubungan antar agama.

Hal itu hanya akan menghadirkan disharmoni sosial keagamaan.

Demikian peran penting para pemuka agama agar tercipta kedamaian diantara para pemeluk agama.

Baca Juga: Pemerintah Gagalkan Ekspor Minyak Goreng ke Timor Leste, Jumlahnya 81 Ribu Liter

Dikutip dari postingan instagram @yahyacholilstaquf saat forum dialog antar agama di Riyadh, Arab Saudi

KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan masih banyak kalangan umat beragama yang memandang hubungan antar agama sebagai kompetisi politik.

Sehingga agama diperalat sebagai senjata politik untuk memperebutkan kekuasaan.

Pola pikir ini harus diubah karena akan merusak harmoni sosial di antara kelompok agama yang berbeda-beda.

Halaman:

Editor: Imam Sunarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X