Menjelang Muktamar NU ke 34 Sejumlah Calon Ketua Umum PBNU Bermunculan. Berikut Syarat Menjadi Ketua Umum

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:01 WIB
Muktamar NU (UmatPost)
Muktamar NU (UmatPost)

BondowosoNetwork.com- Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 dipastikan akan diselenggarakan di Provinsi Lampung pada Tanggal 23-25 Desember mendatang.
Muktamar NU ke-34 seharusnya digelar pada Tahun 2020 lalu, namun karena situasi pandemi Covid-19 akhirnya ditunda di tahun 2021 ini.

Muktamar NU merupakan forum tertinggi di tingkat Pengurus Besar Besar Nahdlatul Ulama.
Pada pelaksanaan muktamar akan diputuskan sejumlah keputusan penting bagaimana NU kedepan, termasuk di dalamnya pemilihan Ketua Umum PBNU.

Bahkan, menjelang pelaksanaan Muktamar NU ke 34, sejumlah bakal calon Ketua Umum PBNU mulai bermunculan.

Baca Juga: Bercerai Dengan Krisdayanti, Anang Hermansyah Punya Dua 'Jimat. Ini Jimatnya...

Namun belakangan mengerucut ke dua nama, yakni Calon Petahanan KH Said Aqil Siradj dan KH Yahya Cholif Staquf, yang juga kakak kandung Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama RI.
Untuk menjadi calon ketua umum PBNU , maka ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Mengacu kepada Anggaran Rumah Tangga (ART) NU, Bab XIII tentang Syarat Menjadi Pengurus Pasal 39 ayat (6) hasil Muktamar ke-33 di Jombang tahun 2015. yakni: 

"Untuk menjadi PBNU harus sudah pernah menjadi pengurus harian, atau pengurus harian lembaga PBNU, dan/atau pengurus harian di tingkat wilayah, dan/atau pengurus harian badan otonom tingkat pusat serta sudah pernah mengikuti pendidikan kaderisasi.” dikutip dari nu.or.id

Baca Juga: Amalkan dan Bacalah 10 Surah Ini, Bisa Menolak 10 Hal yang Tidak Kita Kehendaki

Adapun pendidikan kaderisasi yang dimaksud adalah mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang secara efektif telah diberlakukan sejak tiga tahun, setelah gelaran Muktamar ke-33 NU di Jombang. ***

 

Halaman:

Editor: Ahmad W

Sumber: nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X