Khutbah Jumat Tema Tentang Mengisi Momen Maulid Nabi Muhammad SAW

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:14 WIB
ILUSTRASI Khutbah Jumat Singkat NU, Menyambut Peringatan Maulid Nabi (Pexels/Fuzail Ahmad)
ILUSTRASI Khutbah Jumat Singkat NU, Menyambut Peringatan Maulid Nabi (Pexels/Fuzail Ahmad)

BondowosoNetwork.com- Saat ini kita sudah masuk pada bulan Rabiul Awal. Dimana bulan ini ada momen Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pada Momen Maulid Nabi Muhammad SAW, biasanya banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat.

Kegiatan itu bervariasi mulai dari tasyakuran hingga pengajian umum.

Baca Juga: Cara Sederhana Mengetahui Batas Waktu Salat Menurut Mabadiul Fiqih

Namun jangan lupa, di setiap Hari Jumat sebagai seorang Muslim, kita harus menjalankan Salat Jumat.

Jika anda kebetulan menjadi Khotib pada Salat Jumat di Bulan Rabiul Awal, maka berikut contoh teks Khutbah Jumat tentang Mengisi Momen Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dikutip dari Laman nu.or.id:

Khutbah I

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِي

Jamaah shalat Jumat hafidhakumullâh,

Alhamdulillah, pada bulan ini kita memasuki bulan Rabi’ul Awal 1440 H. Dalam bahasa Jawa biasa kita sebut dengan bulan Maulud atau bulan Maulid. Sebutan ini selaras dengan makna harfiahnya, momen kelahiran, persisnya kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW. Kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan kenikmatan yang amat besar dari Allah SWT bagi seluruh alam. Penting bagi kita sebagai umat Islam untuk bersyukur atas kelahiran Nabi dan mengekspresikan kegembiraan dan kebahagiaan ketika memperingati Maulid Nabi. Ibnu Hajar sebagaimana dikutip oleh Imam Jalaludin As Suyuti dalam kitab al-Hawi lil Fatawi, juz 1 halaman 230 menyatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan ritual untuk mensyukuri nikmat Allah SWT. Karena itu, dalam kesempatan yang mulia ini khatib ingin menyampaikan bagaimana hukum merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW? bagaimana cara merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW? dan bagaimana esensi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW?

Halaman:

Editor: Ahmad W

Sumber: nu.or.id

Tags

Terkini

Dada Nabi Muhammad Dibelah, Begini Kisahnya

Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:55 WIB

Niat Menjenguk Orang Sakit, Arab dan Terjemahan

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:31 WIB
X