15 Tahun Guru Ini Seberangi Sungai dan Hampir Terseret Arus demi Mengajar, Digaji Rp 50-100 Ribu Per Bulan

- Kamis, 25 November 2021 | 21:17 WIB
Para guru di SDN Pandak 2 Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso menyeberangi sungai (Foto: Uun)
Para guru di SDN Pandak 2 Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso menyeberangi sungai (Foto: Uun)

BondowosoNetwork.com - Sungguh berat perjuangan seorang guru. Selain punya tanggung jawab mencerdaskan generasi bangsa, guru di Indonesia juga dihadapan dengan gaji yang sangat rendah.

Belum lagi saat menuju sekolah banyak tantangannya. Seperti dialami Siti Asiyatun (35) guru honorer di SDN Pandak 2 Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso.

Dia sudah mengajar sejak 2006 lalu. Selama 15 tahun dia harus menyeberangi sungai menggunakan perahu buatan warga yang terbuat dari papan kayu.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Sempat Tergenang Saat Gelaran World Super Bike, Kementerian PUPR Bangun Pengendali Banjir

Guru honorer tersebut mengaku, sebenarnya menuju sekolah dari kediamannya di Desa Karanganyar menuju Desa Landak hanya butuh 15 menit.

"Tetapi yang lama kalau menunggu perahu kayunya. Sementara kalau lewat darat bisa memakan waktu 45 menit dan aksesnya lebih parah bebatuan," katanya.

Kalau musim hujan tiba, aliran air sungai deras. Terpaksa dia harus menyelesaikan Pembelajaran lebih awal. Karena kalau tidak dia tidak bisa pulang.

Baca Juga: Hari Guru Nasional: Permintaan Komedian Dodit Mulyanto pada Guru Indonesia di Luar Dugaan

"Dulu pernah saya terseret. Beruntung ada warga yang melompat dan menarik ke saya ke pinggir," kenangnya.

Halaman:

Editor: Mohammad B

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X