Hamil di Luar Nikah Picu Pernikahan Dini Tinggi

- Senin, 4 Oktober 2021 | 13:00 WIB
Ilustrasi pernikahan (Kumar Saurabh/Pexels.com)
Ilustrasi pernikahan (Kumar Saurabh/Pexels.com)

BondowosoNetwork - Meskipun di tengah pandemi Covid-19. Pernikahan dini di Bondowoso, Jawa Timur, tahun ini masih relatif tinggi. Data Pengadilan Agama (PA) setempat per akhir September 2021 total ada 802 permohonan dispensasi nikah.


Wakil Ketua Pengadilan Agama Bondowoso, Irman Fadli mengatakan, angka dispensasi nikah di Bumi Ki Ronggo terbilang tinggi.

Menurutnya, salah satu faktor tingginya pernikahan tinggi yakni adanya kasus kehamilan di luar nikah.

"Hal itu juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka dispensasi nikah," katanya.

Selain itu, orang tua merasa malu kalau anaknya tak segera dinikahkan. Karena anaknya yang sudah bertunangan sering bersama dalam jangka waktu lama. 

"Akibatnya orang tua mereka memiliki inisiatif untuk menikahkan anaknya. Jadi karena kultur juga," jelasnya.

Menurutnya, PA sebenarnya tidak lantas merestui semua permohonan dispensasi nikah. 

Salah satu penolakan PA karena pertimbangan fisik yang dinilai belum mampu. 

Yamni calon pengantin yang mengajukan permohonan dispensasi nikah masih di bawah usia 16 tahun. "Pemohon di bawah 16 tahun jumlahnya mencapai 25 persen," imbuhnya.

Data dihimpun, pada Tahun 2019 ada sebanyak 299 permohonan dispensasi nikah di Bondowoso. Pada Tahun 2020 meningkat menjadi 1077 perkara.

Halaman:

Editor: Mohammad B

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X